Tuesday, December 25, 2007

target dan impian

Tanpa mimpi mustahil keadaan di dunia akan seperti ini. Berawal dari mimpi, kita bisa menikmati aneka macam kenyamanan hidup. Melihat burung terbang, lalu kita bermimpi terbang, maka terciptalah pesawat terbang. Melihat ikan berenang di air, lalu kita bermimpi bisa bergerak di dalam air, maka terciptalah kapal selam dan perangkat selam.Bahkan saat kita melihat seekor cheetah berlari demikian cepatnya, lalu kita pun ingin menirunya, maka terciptalah kendaraan motor dan mobil.

Bermimpilah dan bercita-citalah! Lalu milikilah semangat untuk meraih cita-cita tersebut.

Saturday, October 27, 2007

Pilihan Hidup

Setiap kita memiliki banyak pilihan dalam hidup. Semua peristiwa yang terjadi dan kita alami selalu memiliki berbagai dimensi dan sudut pandang yang beragam. Ketika kita memilih untuk mengerjakan suatu hal, tentunya kita melakukan hal tersebut karena kita memiliki landasan. Menjadi pengusaha, pegawai negeri, ataupun karyawan adalah diantara sekian banyak pilihan hidup.

Hal yang perlu dikritisi terkait dengan pilihan tersebut adalah terkadang pilihan-pilihan tersebut mudah untuk ditentukan tetapi berat untuk mempertahankannya. Terlebih jika pilihan baru tersebut menimbulkan implikasi berantai yang menuntut kita untuk lebih banyak meluang usaha kita. Sebagai contoh, penggunaan software dalam komputer. Memilih antara menggunakan software bajakan dan software legal sepertinya bukanlah hal rumit. Tanpa kita sadari, sebagian besar dari kita telah terbiasa menggunakan perangkat lunak berbayar tapi kita gunakan tanpa melalui proses yang legal. Menginstal, mengcopy dan menggunakan software seperti microsoft windows, microsoft office sebenarnya adalah perangkat lunak yang jika kita akan menggunakannya harus kita beli. Namun kenyataannya lebih dari 50% dari kita menggunakan tanpa membeli. Ketika ada pilihan penggunaan software lain yang lebih legal tanpa kita harus menggunakan software bajakan, ternyata kita berpikir berulan kali.

Tuesday, July 17, 2007

Episode kehidupan

Kehidupan selalu mengalami perubahan. Disadari ataupun tidak, kita semua selalu mengalami perubahan dalam kehidupan ini. Perubahan yang terjadi bisa berwujud konkrit ataupun abstrak. Secara fisik kita mengikuti perkembangan mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, dan kemudian tua. Perubahan fisik lebih mudah untuk kita ikuti dan amati. Namun perubahan abstrak berupa sikap, kepribadian, tanggungjawab, kedewasaan, tidak selalu sejalan dengan perubahan usia. Idealnya sih usia bertambah, kematangan dalam menyikapi hidup pun bertambah. Namun terkadang kita jumpai pula orang yang fisiknya dewasa namun pemikirannya masih dangkal dan sempit.

Sesuaikah perubahan yang ada dalam diri kita antara wujud konkrit dan abstrak?

Tuesday, October 31, 2006

Arogansi

Tengah hari itu, saya baru keluar dari sebuah toko buku di jalan merdeka bandung. Ketika akan sampai di pintu keluar, terlihat pintu gerbang keluar ditutup dan dijaga satpam. Para pengunjung yang baru keluar dari gedung pun bertanya-tanya. "Pak, kenapa pintunya ditutup?". Lalu petugas yang jaga menjawab," Maaf pintunya ditutup, ada kapolri mau lewat...". (Emangnya kalo kapolri lewat pintu gerbang harus ditutup. Trus kita nunggu...?!?). Yang mengusik saya dengan kejadian ini adalah, sebetulnya siapa yang salah, apakah petugas polisi yang memberi tau petugas satpam gedung toko, atau kah petugas satpam yang menanggapi polisi berlebih, atau pengunjung yang datang pada waktu yang tidak tepat?!?

Tuesday, October 17, 2006

Kita terlahir tanpa membawa apa-apa. Dengan keadaan yang lemah dan tak berdaya. Seiring berjalannya waktu, terkadang kita diperbudak oleh benda-benda. Merugilah orang yang hidupnya diperbudak oleh harta benda dunia saja, karena sesungguhnya tak ada yang akan kita bawa ke alam keabadian selain dari amal kita.